99,62% Mahasiswa Setuju Fasilitas Anjungan Kampus UAD Ditingkatkan

Dewasa ini, komputer dan akses internet sudah menjadi sebuah kebutuhan primer, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) misalnya, kampus Orange ini sudah lama menyediakan fasilitas anjungan komputer bagi civitas akademikanya. Anjungan komputer tersedia di semua kampus UAD dan tersebar di tempat-tempat strategis. Mahasiswa bisa dengan mudah menggunakannya.

Namun seiring berjalannya waktu sebagian anjungan komputer tidak bisa memenuhi kebutuhan akses internet mahasiswa. Hal ini dikarenakan, anjungan komputer kerap mengalami kerusakan dan beberapa pirantinya hilang.

Meski begitu, fasilitas anjungan ini masih dirasa kurang maksimal. Sebagian pengguna merasa kurang nyaman. Selain sebagian anjungan yang tidak aktif, akses internet juga lemah. Beberapa kampus UAD ada yang memperbaharui anjungannya agar mahasiswa bisa dengan mudah mengakses informasi.

Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Litbang Poros  pada tanggal 7-10 Mei 2016. Kami melakukan polling yang bertujuan  mengukur tingkat kepuasan dan kenyamanan mahasiswa yang menggunakan anjungan. Metode yang digunakan adalah penyebaran angket berisi dua pernyataan dan satu pertanyaan kepada mahasiswa di kampus I, II, III dan V. Jumlah responden sebanyak 266 orang dari sekitar 16.565 populasi mahasiswa UAD dengan tingkat kesalahan 10%.

Kondisi anjungan yang kurang memadai, membuat tingkat kenyamanan menurun. Berdasarkan penelitian, 53.76% mahasiswa merasa kurang puas saat menggunakan anjungan kampus, 32.33% cukup puas, 4.51% puas, serta 9.40% yang menyatakan tidak puas terhadap anjungan kampus.

Kemudian, dari hasil penelitian didapat 1.88% mahasiswa tidak pernah menggunakan anjungan, 65.79% kadang-kadang, 24.44% sering, 7.89% sangat sering menggunakan anjungan. Dari data tersebut membuktikan bahwa anjungan masih sangat dibutuhkan sebagai salah satu fasilitas penunjang.

Saat ini, kualitas anjungan masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dibuktikan dengan 99,62% yang menyatakan setuju untuk meningkatkan fasilitas anjungan. Sedangkan sisanya 0,38% mengatakan tidak perlu untuk ditingkatkan.

Dari data-data tersebut membuktikan bahwa mahasiswa masih perlu anjungan sebagai fasilitas penunjang dalam perkuliahan dan masih perlu adanya peningkatan fasilitas anjungan.[Fajar, Fifi]

 

persmaporos

Menyibak Realita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *