berita kampus

Parkir Terbatas:
Galakkan Sepada Masuk Kampus

Oleh : Sri Setiyawan

Jumlah hutan di Indonesia serta populasi yang terdapat di dalamnya semakin memprihatinkan. Hal ini semakin miris dengan perbandingan jumlah kendaraan penghasil emisi karbon dan pabrik-pabrik yang semakin menjamur. Kualitas kesehatan masyarakat menjadi pertaruhan untuk hanya sekedar dibiarkan statis dengan polusi yang melewati ambang batas, apalagi dibiarkan terjun bebas.

Berangkat dari harapan Afan Kurniawan, dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang ingin mahasiswa dan dosen memiliki wawasan tentang sarana transportasi yang bersih dan sehat, pada pertengahan 2008 lalu dibentuklah Sepeda Kampus Ahmad Dahlan (SKAD) secara informal. Sebuah komunitas mahasiswa dan karyawan UAD yang menggalakkan penggunaan sepeda ke kampus.

“Kita melihat kampus kita ini kan sudah sangat padat ya mas tapi dengan kualitas parkir kita yang sangat terbatas, sehingga bila seganap civitas akademika kita mau mengganti kendaraannya dengan sepeda akan sangat membantu,” ujar Afan.

Selain itu, dosen alumnus Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta ini menambahkan, sebagai insan akademis mahasiswa dan dosen sebaiknya memiliki kepedulian akan kualitas lingkungan hidup yang akan kita wariskan kepada anak cucu dan juga demi alasan kesehatan.

Dengan kampanye sepeda sebagai alat transportasi untuk kehidupan sehari-hari SKAD berharap lebih banyak mahasiswa dan dosen UAD mengganti kendaraan bermotornya dengan sepeda.[]

persmaporos

Menyibak Realita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *