Kemala UAD Gelar Aksi Galang Dana Melalui Pentas Hidup

Senin 05 November 2018,  Keluarga Mahasiswa Lampung (Kemala) UAD bekerja sama dengan  Aksi Cepat Tanggap (ACT), pihak Keraton serta Himpunan Mahasiswa Lampung (HIMALA) mengelar acara Pentas Hidup  untuk korban bencana Palu, Sigi dan Donggala. Acara ini diadakan di Alun-alun Kidul dan sebagian besar dihadiri oleh HIMALA, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Lampung, IKPM daerah lain seperti Perhimpunan Mahasiswa Purwakarta (Permata) dan kemudian masyarakat lain dari luar daerah Lampung.

Ketua pelaksana kegiatan Abu Rizal Ramadhan menjelaskan, tujuan digelarnya acara ini yaitu dalam rangka membantu korban bencana di Sulawesi Tengah serta mempererat kembali IKPM Lampung DIY. “Dari kami mungkin kami bisa membantu Palu Sulawesi Tengah itu kembali menjadi tempat yang layak huni seperti sebelumnya, lalu bisa mempererat IKPM Lampung DIY di acara ini,” kata Rizal.

Acara penggalangan dana ini mengusung konsep pementasan seni. Ada sejumlah 14 pementasan yang ditampilkan seperti tari tradisional, puisi, dance dan lainnya. “Karena gimana ya, menurut saya pementasan seni itu lebih menarik, karena kalau galang dana cuma cari sumbangan itu suatu hal yang biasa, jika kami menampillkan sebuah pementasan akan membuat ini (galang dana-red) sedikit lebih menarik” jelas Rizal.

Untuk penggalangannya sendiri dilakukan dengan cara mengedarkan kardus ke penonton, serta ada pula panitia yang berjalan meminta sumbangan. Zaki Mubarak selaku ketua Kemala UAD juga menjelaskan dana yang terkumpul nantinya akan diserahkan langsung ke pihak ACT untuk disalurkan kepada korban bencana. “Ke ACT semua, jadi kita-kita nggak megang,” jelasnya.

Zaki juga mengharapkan agar mahasiswa lebih peka terhadap bencana dan ikut terjun langsung membantu. “Harapannya Kemala bisa membantu kawan kita yang ada di Palu, kita bahagia disana juga harus bahagia. Harapan nya juga disini bisa menjadi pelecut buat kawan-kawan mahasiswa UAD harus lebih peka dengan bencana yang ada karena mereka membutuhkan kita. Bukan hanya caption, bukan hanya story, tetapi kita harus terjun langsung,” harapnya.

Nasrudin bagian public relations and news ACT juga mengaku mengapresiasi penggalangan dana yang dilaksanakan oleh Kemala UAD ini.

 “Saya sendiri sih apresiasi ya sangat bersyukur mungkin saat ini mahasiswa-mahasiswa sekarang sibuk di kampus tugas tapi juga menyempatkan untuk mengadakan konser amal” ungkap Nasrudin.

“Kalau dari saya berterimakasih bahwa  masih banyak ternyata di lapangan masih banyak saudara kita yang peduli walaupun jarang,” lanjutnya.

Dadang salah satu peserta pementasan  juga turut mengapresiasi acara ini. “Acaranya menurut saya sangat meriah ada berbagai partisipasi dari beberapa warga untuk donasi Palu juga Alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.

Annisa salah satu pengunjung Alun-alun Kidul yang juga menyaksikan acara Pentas Hidup mengatakan. “Acara ini benar-benar bermanfaat banget, acaranya juga menarik soalnya banyak mahasiswa disini bisa mengembangkan bakat dan seni mereka, terus mereka juga bisa ikut berdonasi buat gempa (korban gempa-red),”.

Acara penggalangan dana seperti ini memang baru pertama kali diadakan oleh Kemala yang harapannya akan menjadi event tahunan.”Kalau untuk di Kemala sendiri baru pertama kali berharap ini jadi event tahunan  dari Kemala sendiri, nggak cuma buat saat ada bencana  saja tapi bakti sosial kepada yang lain untuk orang-orang sekitar,” harap Rizal.

Penulis : Santi

Editor : Pipit

Please follow and like us:

persmaporos

Menyibak Realita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *