Mahasiswa Asing Ikut Pembukaan P2K UAD

Pembukaan Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tengah berlangsung pada Senin (27/18).

Salah satu perhelatan terbesar di UAD tersebut diikuti ribuan mahasiswa yang tak hanya berasal dari Indonesia. Mahasiswa baru dari luar negeri (mahasiswa asing) pun ikut menghadiri pembukaan P2K. Namun hari ini baru sebagian mahasiswa asing yang mengikuti P2K. Mereka berasal dari Malaysia dan Thailand. “Kalau yang opening ini baru sebagian, karena yang baru datang dari Malaysia dan Thailand. Kalau yang selebihnya akan datang di pertengahan dan closing,” kata Ina selaku koordinator mahasiswa asing UAD.

Mahasiswa asing tidak seluruhnya mengikuti acara P2K secara serempak sebab kedatangan tiap mahasiswa asing ke Indonesia berbeda-beda. Selain itu  jadwal P2K yang pagi juga menyulitkan untuk sebagian mahasiswa asing  nonmuslim.

Di sisi lain mahasiswa asing juga tidak digabungkan ke dalam fakultas masing-masing saat P2K. Hal ini karena P2K mahasiswa asing dikoordinatori langsung oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) UAD sehingga akan menyulitkan jika mahasiswa asing disebar di fakultas masing-masing “Nanti setelah belajar baru ke fakultas,” ungkap Ina. Selain dikoordinir oleh KUI, ada juga pendamping (buddies) yang membantu KUI untuk mendampingi mahasiswa asing saat P2K.

Pada tahun 2018 mahasiswa asing UAD berjumlah 105 dengan variasi negara dari daerah Timur Tengah hingga Asia. Dari yang dituturkan Ina, mahasiswa asing UAD terbanyak berasal dari Tiongkok. Dari seluruh mahasiswa asing, mereka berasal dari berbagai fakultas dan semester. Salah satu mahasiswa bernama Wan Umair Shahir yang baru memulai tahun kedua kuliah dan mengambil Program Studi Manajemen di UAD. Ia menjadi mahasiswa asing UAD melalui mobility program. “Memilih Indonesia khususnya Yogyakarta adalah merasa satu rumpun dan ingin belajar budayanya,” jelasnya.

Pembukaan P2K dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Amongraga sejak pukul 07:00 WIB. Pada kegiatan tersebut hadir segenap rektorat, civitas akademika UAD, Perwakilan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Anies Baswedan selaku Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Penulis: Fikria

Editor: Nur

persmaporos

Menyibak Realita

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *