UAD Siapkan Relawan untuk Lombok

      Minggu, 16 September 2018, peserta relawan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk Lombok melakukan pengemasan paket sembako untuk yang rencananya akan diberangkatkan ke Lombok pada 22 September bersama dengan 10 relawan lainnya lewat jalur darat.

     Pradika Munawar selaku Koordinator Logistik menjelaskan saat ini beberapa penyakit mulai muncul di Lombok. “Penyakit mulai berdatangan. Penyakit malaria sudah ada disana,” terangnya.

     Selain itu pengungsi di Lombok juga mengalami kekurangan air bersih. Hal ini disebabkan banyaknya saluran air dari gunung yang rusak akibat gempa. “ Saluran air banyak yang rusak dari empat saluran air dari gunung,” jelas Pradika.

     Pradika menyampaikan bahwa UAD menargetkan 500 paket bantuan  yang akan dikirim ke Lombok. 500 paket tersebut terbagi dalam tiga jenis paket yaitu sembako, perlengkapan sekolah, dan alat-alat kebersihan seperti sabun, detergen, dan sikat gigi. 

     Bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah, UAD akan terus mengirimkan relawan sejumlah 10 orang setiap bulannya, sampai dengan November 2018. Adapun tenaga relawan tersebut berasal dari mahasiswa baru, Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) dan UKM Mahasiswa Ahmad Dahlan Pecinta Alam (Madapala), serta karyawan di UAD. “Jadi ATC ini akan mengelola semua bantuan dari Muhammadiyah termasuk pendistribusiannya,” ujar Pradika.

     Terkait dengan pendistribusian paket bantuan di Lombok, nantinya para relawan akan dipandu oleh MDMC. Hal ini diperlukan agar relawan bisa mengetahui daerah mana saja yang belum menerima bantuan ataupun sudah menerima tapi masih kekurangan. Bantuan dari Yogyakarta nantinya akan ditampung sementara di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Mataram sebelum akhirnya disebar ke seluruh titik pengungsian di Lombok.

      Nantinya  sebelum diberangkatkan ke Lombok para relawan akan mendapatkan pelatihan, salah satunya tentang penanganan trauma bagi warga terdampak gempa di Lombok. “Iya, nanti yang 10 ini memang untuk psikososial, ya bisa buat anak-anak dan dewasa.”

      Selain itu menurut Pradika, beberapa tenaga medis dari Fakultas  Kedokteran (FK) UAD direncanakan akan ikut diberangkatkan ke Lombok. “Kemungkinan tanggal 24 akan ada  dari FK juga ingin berangkat.” Di hari yang sama Rektor UAD dan juga wakil rektor akan ikut bersama berangkat ke Lombok untuk menyalurkan donasi.

Penulis : Nur

Editor   : Pipit

Please follow and like us:

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *