Krisis Lingkungan Hidup dalam Pusaran Oligarki Tambang di Indonesia: Produksi Batu Bara Kian Meningkat

Krisis Lingkungan Hidup dalam Pusaran Oligarki Tambang di Indonesia menjadi tema yang diusung dalam diskusi publik yang diselengarakan oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Agung Sedayu selaku Redaktur Majalah Tempo sebagai salah satu pemantik diskusi memprediksi kalau produksi batu bara kian meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan produksi batu bara mulai tampak sejak tahun 2019 yang mulanya diproduksi 500 juta ton, menjadi 600 juta ton pada tahun 2020. Menurut penuturan Agung, pertambangan batu bara menjadi salah satu faktor terbesar penyumbang kerusakan lingkungan. 

Baca selengkapnya

Finansial UAD Turun: Gaji Cleaning Service Dipotong hingga Dirumahkan

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat ini melakukan pengurangan tenaga kerja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban finansial yang mengalami penurunan akibat dampak dari  krisis ekonomi global yang terjadi karena pandemi covid-19. Salah satu cleaning servis  yang dirumahkan adalah MS.

“Untuk outsourcing yang di tim kami kurang lebih yang di-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja-red) ada 23 orang,” ujar MS, (25/3).

Baca selengkapnya

Selama Pandemik Frekuensi Penggunaan Fasilitas Kampus Turun

Pada masa pandemik Covid-19, banyak kegiatan kemahasiswaan yang dilakukan secara daring, akibatnya frekuensi peminjaman fasilitas kampus oleh mahasiswa mengalami penurunan. Hal ini diakui oleh Mohammad Rohani, salah satu staf bagian Kerumahtanggaan Kampus II Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

“Intinya, selama pandemik untuk peminjaman barang dan lain-lain, frekuensi peminjaman tidak terlalu tinggi atau banyak dibanding sebelum ada pandemi, terutama ruang,” ujarnya saat diwawancarai melalui Whatsapp (14/3).

Baca selengkapnya

Our Mother’s Land: Perempuan dan Perjuangan

Febriana Firdaus, penulis skenario film dokumenter Our Mother’s Land mengatakan bahwa latar belakang pembuatan film dokumenternya terjadi karena kekagumannya terhadap perempuan di dalam film tersebut.

“Saya tidak pernah merasakan intensitas perjuangan kelompok masyarakat seperti itu—sampai menyemen kaki. Itu seperti culture shock untuk saya,” ujarnya kepada peserta diskusi Kartini Merawat Bumi, Jumat (02/04).

Baca selengkapnya