Memorabilia Wartawan Udin untuk Hari Kebebasan Pers Internasional

“Ini mengambarkan bobroknya aparat hukum dalam menyelesaikan kasus pembunuhan jurnalis. Kasus Udin ini sangat erat kaitannya dengan pelanggaran hak asasi manusia,” ungkap Shinta.
Atas ketidaksanggupan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan Udin, AJI Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, dan bersama jaringan solidaritas yang lain mengambil inisiatif melaporkan kasus pembunuhan Udin ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tahun 2012.

Baca selengkapnya

Siapa Bapakku, Bu?

“Andai saja dulu ibu tidak mengizinkan almarhum bapakmu mengikuti kegiatan diskusi buku-buku terlarang itu. Ah, jauh sebelum itu, andai saja dulu ibu tidak memutuskan menikah dengan almarhum bapakmu. Sebelum itu terjadi, andai saja semasa kuliah ibu tidak mencintai almarhum bapakmu, mungkin ibu tidak akan melahirkanmu ke dunia yang keras ini. Namun, seandainya pikiran-pikiran itu tetap bersemayam dalam otak, bisa jadi ibumu ini akan gila dan tidak bisa merawat, membesarkan, bahkan memberimu kehidupan yang layak seperti sekarang ini,” ucap sang ibu jauh dalam hati.

Baca selengkapnya

Perjuangkanlah Hakmu, Kau Kulawan

Melihat suasana gaduh, Julian selaku pendamping hukum warga dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta berjalan ke depan, dengan dibantu orang-orang di sekitar Julian bersama-sama menenangkan warga Wadas dan menyuruh warga kembali duduk dan berzikir. Apa yang diupayakan pun berhasil, warga kembali tenang dan berzikir. Terlihat begitu jelas dari posisi saya berdiri, ketika Julian mencoba menenangkan warga, salah satu polisi tak berseragam dinasmemantik api kerusuhan dengan menendang betis Julian. Sontak Julian membalikan tubunya, “Kamu kok nendang-nendang sih!” protes Julian. Namun, polisi tak berseragam itu mengelak.Melihat itu, beberapa warga Wadas yang di dekat Julian turut memprotes polisi, “Udah kelihatan! Udah kelihatan!” teriak orang-orang membela Julian.

Baca selengkapnya

Tanam 5000 pohon, UAD Bakal Ikut UI Green Metric

Gatot Sugiharto selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan seminar ini merupakan langkah awal sebelum dilaksanakan penanaman pohon sekaligus bahan dan pengetahuan tentang pentingnya merawat bumi. Hal ini disampaikan Gatot pada seminar nasional bertajuk “Gerakan Penanaman 5000 Pohon” Dahlan Muda Selamatkan Bumi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Selasa (20/04).

Baca selengkapnya

Kartini: Cinta Yang Tak Lebur Dan Hancur

Melalui kumpulan surat-suratnya, Kartini menjadi sebuah cerita yang mungkin tidak akan berhenti sampai beberapa dekade ke depan.  Semua yang berbicara tentang Kartini dan mengabadikannya dengan berbagai cara merasa mengenal dan mengetahui sosok itu karena sesungguhnya apa yang dibicarakan adalah penemuan diri mereka sendiri melalui sosok yang dilihatnya. Para politisi, ilmuwan dan aktivis, yang merentang dari spektrum yang paling konservatif dan paling radikal menjadikannya sebagai tumpuan dalam cara melihat problem kontemporer di Indonesia, termasuk ketika orang mulai meragukan sosoknya sebagai seorang pionir dalam gerakan emansipasi perempuan.

Baca selengkapnya

Forrest Gump: Ada Kelebihan Di Balik Kekurangan Seseorang

Forrest Gump merupakan film yang diangkat dari sebuah novel tahun 1986 karya Winston Groom dengan judul serupa. Bercerita tentang kisah hidup seorang pria bernama Forrest Gump dan lika-liku hidupnya yang penuh dengan hal menakjubkan. Film yang disutradarai Robert Zemeckis ini mengandung banyak pesan positif yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, film ini pertama kali dirilis di Los Angeles pada 23 Juni 1994, kemudian pada 6 Juli 1994 mulai dirilis di Amerika Serikat dan seluruh dunia.

Baca selengkapnya