Sang Pembunuh

Saya berteriak ketakutan. Namun, tak ada suara yang keluar dari rongga mulut. Dada saya sesak. Saya kemudian terbangun dengan napas yang tak karuan. Itulah mimpi saya dua hari yang lalu. Beberapa saat kemudian terlintas di benak saya, jangan-jangan ada apa-apa dengan… Saya gegas meraih hp, menyentuh angka-angka. Ternyata orang yang saya impikan baikbaik saja. Saya lega.

Baca selengkapnya