Malam Puncak Milad FSBK, Mahasiswa Asing Berpartisipasi

Loading

Savira, mahasiswa asing prodi Sastra Indonesia asal Tiongkok mengaku senang ketika tampil dalam acara malam puncak kegiatan Milad ke-22 Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). “Kalau boleh, masih mau tampil lagi kalau ada kesempatan,” ucapnya kepada reporter Poros usai menampilkan tarian nusantara. (28/12)

Puncak kegiatan FSBK UAD yang diadakan di Pendopo Ajiyasa, Museum Nasional Jogja bekerja sama dengan Office of International Affairs UAD dengan menampilkan mahasiswa asingnya. Gifari selaku Wakil Gubernur FSBK yang juga komite pengarah (steering committee) dalam acara milad ini memiliki inisiatif untuk mengikutsertakan mahasiswa asing. “Mahasiswa asing sebagai simbol betapa cintanya dia sama Indonesia,” ujar Gifari.

Selain karena minimnya pendanaan untuk mengundang bintang tamu, panitia memiliki pesan di balik penampilan mahasiswa asing. “Ketika teman-teman mahasiswa asing mau belajar menari daerah, apalagi kita yang orang asli sini,” ungkap Gifari.

Hal itu sejalan dengan tema yang diangkat yaitu Ragam Rasa Nusantara. Dengan tema tersebut, milad ke-22 FSBK tahun ini bertujuan untuk mengembalikan dan menghidupkan kecintaan terhadap kebhinekaan di tengah pesatnya perkembangan media dan dapat mewujudkan masyarakat Indonesia terutama generasi muda agar memiliki sikap yang baik atau berakhlak karimah dalam  mewujudkan Indonesia emas 2045.

Selain itu, pesan yang disampaikan dari rangkaian kegiatan milad tahun 2019 ini adalah menyambung dan mempererat tali silaturahmi keluarga besar, sebagai ajang promosi, dan sebagai sarana penyaluran bakat dan kreativitas mahasiswa FSBK UAD.

Di akhir wawancara, Gifari menyampaikan bahwa pihaknya ingin menyatukan komponen-komponen yang ada di FSBK. “Menyatukan FSBK dalam satu kehidupan yaitu ikut berpartisipasi, kompak, enggak harus tampil tapi support yang lain,” pungkasnya.

Baca Juga:  Problematika Pengamen Badut di Tengah Covid-19

Selain Savira, malam puncak milad FSBK juga diisi dengan penampilan seni dari komunitas tari FSBK, kolaborasi, komunitas teater 42, dan puisi berantai. Dimeriahkan pula dengan penampilan dari delapan band yang ada di FSBK.

Penulis: Billa

Penyunting: Yosi

Persma Poros
Menyibak Realita