154 views

Satgas Covid-19, Bentuk Upaya UAD Menghadapi Korona

Merebaknya wabah virus korona  yang  signifikan membuat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengambil langkah untuk  mengamankan seluruh keluarga besar UAD, salah satunya dengan menetapkan Satuan petugas (Satgas) covid-19 UAD untuk memantau terkait penyebaran virus korona di kalangan civitas akademika.

Satgas covid-19 UAD dibentuk  tanggal 3 Maret 2020 dengan dasar Surat Tugas Rektor Nomor R/146/B.12/III/2020. Satgas tersebut terdiri dari beberapa komponen, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Pusat Studi Lingkungan dan Penanganan Bencana UAD, Kantor Urusan Nasional, Biro Kemahasiswaan(Bimawa), Bidang Hukum Tata Laksana dan Etika, Bidang Humas, dan Bidang Protokol UAD.

Langkah awal setelah Satgas covid-19 UAD yang diketuai Berkah Joko Purwanto resmi dibentuk adalah dengan menyosialisasikan hotline kepada mahasiswa sebagai sarana pelayanan untuk seluruh civitas akademika UAD.

Selanjutnya, Satgas covid-19 mengimbau seluruh civitas akademika UAD agar tidak bepergian ke tempat-tempat yang berisiko tinggi penyebaran virus, memantau civitas akademika UAD yang baru pulang dari bepergian keluar negeri, dan mengawasi jalanya karantina mandiri (Self Quarantine)  bagi seluruh civitas akademika yang baru saja pulang dari luar negeri atau luar Yogyakarta. Di sisi lain, mahasiswa dari luar negeri yang  melakukan join degree di UAD tetap ada pemantauan dan pengawasan oleh tim satgas covid-19 UAD.

“Mahasiswa dari luar negeri yang kuliah di UAD yang akan masuk ke Indonesia kita cegah dan yang berada di Indonesia selalu kita pantau dengan koordinasi bersama KUI,” ujar Ariyadi selaku Humas Satgas covid-19 UAD saat diwawancarai lewat media daring.

 Selang beberapa minggu setelah terbentuknya Satgas covid-19 UAD, tidak terlalu banyak kendala yang dihadapi Satgas covid-19 UAD baik dalam  tahap  pencegahan virus korona ini maupun dalam koordinasi antara tim Satgas covid-19 UAD.

“Kendala yang ada Alhamdulillah bisa terselesaikan dengan cepat karena setiap saat koordinasi kita lakukan melalui grup, baik satgas dengan tim, maupun satgas dengan dinas terkait,” ujarnya.

Satgas covid-19 UAD melayani 24 jam saat civitas akademika UAD membutuhkan dan tetap memantau perkembangan hingga isu tentang virus korona ini padam.

“Kita akan fokus sampai tanggal 28 Maret ini, dengan menunggu arahan dan edaran pimpinan,” ujar Ariyadi.

Ia juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa UAD agar selalu menjaga kesehatan dan menetap di Yogyakarta.

Penulis: Hastu (magang)

Penyunting: Wanda

+1
0
+1
0
+1
0
+1
4
+1
0
+1
0
0 0 vote
Article Rating
Avatar

Persma Poros

Menyibak Realita

Mungkin Anda Menyukai

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x